
Kabid Pengelolaan Pendidikan SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. Ahmad Syifaul Qulub, M.E.I. saat memberikan sambutan (humas)
YPP Al Ikhlash – Suasana hangat terasa sejak pagi di Gedung Pertemuan Pondok Pesantren Al Ikhlash, Kamis (11/12/2025). Para kepala sekolah SMP baik negeri dan swasta dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik datang secara bertahap untuk mengikuti kegiatan Refleksi Akhir Tahun dan Peningkatan Pengelolaan Kepala Sekolah, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik melalui Bidang Pengelolaan Pendidikan SMP.
Tak seperti acara formal kebanyakan, suasana penyambutan dibuat santai namun tetap berkelas. Para peserta disuguhi alunan seni gamelan dari ekstrakurikuler SMK Al Ikhlash yang membuat hati terasa adem. Di sisi lain, OSIS SMP Al Ikhlash membuka bazar kecil yang menjual produk unggulan berupa legen segar—yang langsung jadi buruan banyak tamu. Ada pula layanan ganti oli dengan diskon 50% dari bengkel ALAZ Motor SMK Al Ikhlash yang menambah uniknya acara ini.
Setelah para peserta menikmati suasana pembuka, acara dimulai secara resmi. Mamluatul Hamidah, M.Pd. tampil sebagai MC, membuka kegiatan dengan penuh percaya diri. Ia memandu jalannya ceremonial yang dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Arifin. Seluruh peserta kemudian berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Fi’liatun Puspitasari, SE. Suasana menjadi khidmat namun tetap akrab.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua YPP Al Ikhlash, Istiana Hayati, M.Pd. Dalam ucapannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Al Ikhlash sebagai tuan rumah kegiatan penting ini. Beliau menekankan bahwa sekolah dan pesantren siap untuk terus bersinergi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Gresik.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kabid Pengelolaan Pendidikan SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. Ahmad Syifaul Qulub, M.E.I. Ia menegaskan bahwa lembaga pendidikan harus terus menerus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan. Menurutnya, banyak ide dan gagasan yang sesungguhnya bisa dieksekusi dengan optimal jika pengelolaan sumber daya dilakukan secara efektif dan kolaboratif. Peserta tampak menyimak dengan antusias.
Ceremonial kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Fathul Amin, M.Pd., selaku Pembina YPP Al Ikhlash, menambah kekhidmatan rangkaian acara.
Memasuki inti kegiatan, seluruh peserta fokus mengikuti paparan materi dari narasumber, Retno Pratiwi, S.Psi., M.H., CHRP., CHRM. Dengan penyampaian yang sederhana namun berbobot, ia menjelaskan bahwa mutu layanan pendidikan dapat dilihat dari kualitas tenaga pendidik, kurikulum, fasilitas, hasil belajar siswa, hingga kepuasan pengguna layanan — baik siswa maupun orang tua. Ia menekankan bahwa penilaian kinerja dan pengembangan pendidikan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
“Ini adalah siklus berkelanjutan,” ujarnya. “Penilaian → perencanaan pengembangan → implementasi → penilaian ulang. Dari siklus inilah sekolah bisa terus memperbaiki diri dan memberikan layanan terbaik.”
Tak hanya sekadar teori, materi yang disampaikan juga memberikan inspirasi nyata tentang bagaimana sekolah dapat membangun budaya evaluasi yang sehat dan berdampak. Endah Kusherin Puspitarini, S.Pd.I., selaku panitia kegiatan, menambahkan bahwa agenda refleksi semacam ini sangat penting untuk melihat kembali perjalanan satu tahun dan merumuskan langkah perbaikan ke depan.
Acara pun berlangsung hingga siang hari dengan suasana komunikatif dan penuh semangat perubahan. Para kepala sekolah pulang membawa banyak ide segar, sekaligus motivasi baru untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan di lembaga masing-masing. (Alam)