PONDOK PESANTREN AL IKHLASH

PENERIMAAN SANTRI BARU Tahun Pelajaran 2026/2027

Putra & Putri | Tingkat: SMP / SMA / Tahfidz / Takhasus

Edit Template

PONDOK PESANTREN AL IKHLASH

PENERIMAAN SANTRI BARU Tahun Pelajaran 2026/2027

Putra & Putri | Tingkat: SMP / SMA / Tahfidz / Takhasus

Edit Template

PONDOK PESANTREN AL IKHLASH

PENERIMAAN SANTRI BARU Tahun Pelajaran 2026/2027

Putra & Putri | Tingkat: SMP / SMA / Tahfidz / Takhasus

Edit Template

Menginspirasi! Guru SMK Al Ikhlash Jadi Penulis Top Lewat Karya Sejarah

Guru Sejarah SMK Al Ikhlash, Rina Farihatul Jannah, S.Hum., M.Ag.Gr. menjadi kontributor dalam buku “Jawa Timur dalam Arus Sejarah: Mengedukasi dan Merekam Jejak Peninggalannya.” (Humas)

YPP Al Ikhlash– Kabar membanggakan datang dari SMK Al Ikhlash. Salah satu guru terbaiknya, Rina Farihatul Jannah, S.Hum., M.Ag.Gr., berhasil menorehkan prestasi di bidang literasi dengan masuk dalam 10 besar penulis terbaik tingkat Jawa Timur pada bulan Mei 2026. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa peran guru tidak hanya sebatas mengajar di kelas, tetapi juga mampu berkarya dan berkontribusi di tingkat yang lebih luas.

Bu Rina, sapaan akrabnya, dikenal sebagai guru sejarah yang punya semangat tinggi dalam mengembangkan budaya literasi. Ketertarikannya pada sejarah tidak hanya ia salurkan melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui tulisan-tulisan yang ia hasilkan. Baginya, menulis adalah cara efektif untuk menyampaikan gagasan sekaligus menghidupkan kembali kisah-kisah masa lalu agar tetap relevan dengan kehidupan masa kini.

Prestasi yang diraih Bu Rina tidak lepas dari keterlibatannya dalam sebuah proyek penulisan buku kolaboratif yang diinisiasi oleh MGMP Sejarah Jawa Timur. Buku tersebut berjudul “Jawa Timur dalam Arus Sejarah: Mengedukasi dan Merekam Jejak Peninggalannya” dan diterbitkan oleh Penerbit Indis. Dalam buku ini, para penulis dari berbagai daerah di Jawa Timur menyumbangkan karya terbaik mereka yang mengangkat berbagai sisi sejarah lokal yang kaya dan menarik.

Dalam kesempatan ini, Bu Rina menyumbangkan tulisan berjudul “Giri Kedaton: Pusat Legitimasi Politik Islam Abad ke-16 Masehi.” Tulisan tersebut mengupas peran penting Giri Kedaton sebagai salah satu pusat kekuatan politik dan keagamaan pada masa perkembangan Islam di Nusantara, khususnya di wilayah Jawa Timur. Dengan gaya bahasa yang santai namun tetap berbobot, Bu Rina berhasil menyajikan materi sejarah yang tidak hanya informatif, tetapi juga enak dibaca dan mudah dipahami.

Melalui tulisannya, pembaca diajak untuk memahami bagaimana Giri Kedaton bukan sekadar pusat keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memberikan legitimasi politik bagi para penguasa pada masa itu. Tema ini menjadi menarik karena mampu menghubungkan aspek sejarah, budaya, dan politik dalam satu narasi yang utuh.

Keberhasilan Bu Rina masuk dalam 10 besar penulis terbaik tentu bukan hal yang datang secara tiba-tiba. Proses panjang mulai dari riset, penulisan, hingga penyuntingan menjadi bagian dari perjalanan yang harus dilalui dengan penuh kesabaran dan ketekunan. Namun, semua itu terbayar dengan hasil yang membanggakan.

Dalam sebuah kesempatan, Bu Rina menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Selain bisa mengembangkan kemampuan menulis, ia juga mendapatkan banyak wawasan baru dari para penulis lain yang terlibat dalam proyek tersebut. Hal ini semakin memotivasinya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan.

Pihak SMK Al Ikhlash pun menyambut prestasi ini dengan penuh rasa bangga. Keberhasilan Bu Rina diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru lain maupun siswa untuk lebih aktif dalam mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang literasi. Semangat untuk terus belajar dan berkarya menjadi nilai penting yang ingin terus ditanamkan di lingkungan sekolah.

Di tengah tantangan era digital yang serba cepat, upaya untuk menumbuhkan minat baca dan tulis memang tidak mudah. Namun, melalui karya nyata seperti yang dilakukan Bu Rina, semangat literasi tetap bisa tumbuh dan berkembang. Ia membuktikan bahwa sejarah tidak harus selalu disampaikan dengan cara yang kaku, tetapi bisa dikemas dengan lebih menarik dan dekat dengan pembaca.

Ke depan, Bu Rina berharap dapat terus menghasilkan karya-karya lain yang tidak hanya memperkaya literasi sejarah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan. Prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus melangkah lebih jauh, sekaligus menginspirasi lebih banyak orang untuk berani berkarya.

SMK Al Ikhlash pun patut berbangga memiliki sosok guru seperti Rina Farihatul Jannah—seorang pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menulis dan mengabadikan sejarah melalui karyanya. (Alam)

admin ypp al - ikhlash

Writer & Blogger

Considered an invitation do introduced sufficient understood instrument it. Of decisively friendship in as collecting at. No affixed be husband ye females brother garrets proceed. Least child who seven happy yet balls young. Discovery sweetness principle discourse shameless bed one excellent. Sentiments of surrounded friendship dispatched connection is he.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edit Template

Mencetak Generasi Yang Cerdas, Agamis, Berakhlakul Karimah dan Berwawasan Luas

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Contact Us

Copyright ©2025 Ypp Al – Ikhlash

Mencetak Generasi Yang Cerdas, Agamis, Berakhlakul Karimah dan Berwawasan Luas

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Contact Us

Copyright ©2025 Ypp Al – Ikhlash